Bumi Sejuta Sapi untuk Mengoptimalkan Peternakan di NTB

Posted: Desember 26, 2009 in Uncategorized

Pembangunan peternakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini memiliki potensi dan peluang yang sangat prospektif untuk mengoptimalkan pengembangan peternakan, pemerintah daerah tersebut telah mencanangkan Propinsi NTB sebagai Propinsi Bumi Sejuta Sapi atau yang dikenal dengan program terobosan suatu gerakan masyarakat untuk melakukan akselerasi pembangunan peternakan sapi ke arah yang lebih maju menuju populasi 1 juta ekor pada tahun 2013.

“Program Bumi Sejuta Sapi juga sekaligus menjadikan peternakan sapi di NTB sebagai motor penggerak atau pengungkit sektor ekonomi lainnya”, kata Gubernur NTB TGH M. Zainul Majdi MA pada pembukaan Pertemuan Teknis Fungsi-fungsi Pembangunan Peternakan Tahun 2009 di Mataram baru-baru ini.

Kebijakan Strategi

“Untuk mewujudkan keberhasilan program tersebut Pemda telah menetapkan 14 kebijakan dan strategi percepatan pembangunan peternakan”, katanya lebih lanjut. Di antaranya program satu induk-satu anak-satu tahun (3S), peningkatan jumlah induk produktif dan pejantan terseleksi, pengendalian pengeluaran sapi bibit betina dan pemotongan betina produktif. Di samping itu pengendalian kematian pedet dan gangguan reproduksi, pengembangan SDM dan kelembagaan revitalisasi penyuluh, pengembangan kelompok tani, peningkatan investasi bidang peternakan dan lain-lain. Beberapa langkah yang sudah dilakukan dalam rangka implementasi NTB BSS, di antaranya penandatanganan nota kesepakatan P2SDS dengan Dirjen Peternakan. MoU pengembangan ternak sapi sistem padang penggembalaan dengan bupati se-Pulau Sumbawa, pembuatan blue print, konsultasi dengan Presiden, Bapenas, sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan program Bumi Sejuta Sapi dengan komponen-komponen terkait.

Namun demikian sejalan dengan upaya dan kemajuan hasil yang telah dicapai pembangunan peternakan saat ini masih dihadapkan pada berbagai kendala dan permasalahan. Oleh karena itu sangat diperlukan koordinasi keterpaduan dan keselarasan program pembangunan peternakan, mulai pemerintah pusat dan daerah sesuai dengan potensi masing-masing. Sehingga secara bertahap kita dapat membangun peternakan yang lebih maju terintegrasif, mulai dari peternakan hulu hingga hilir yang lebih berdaya saing”, kata Zainul Majdi lebih lanjut.

Keungulan Kompetitif

Menurut Gubernur NTB yang paling muda di Indonesia, bahwa propinsi ini memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif baik internal maupun eksternal. Di antaranya secara historis sejak tahun 1831 merupakan sumber bibit sapi dan daging sapi nasional. Memiliki serapan tenaga kerja tinggi, yakni 0,33 tenaga kerja/ekor atau melibatkan 169.109 orang. Memiliki keunggulan teknis seperti bebas penyakit menular, daya dukung wilayah untuk pengembangan sapi masih tinggi, serta peluang pasar sangat terbuka baik di dalam dan luar negeri.

Post

Menurut saya artikel yang berjudul Bumi Sejuta Sapi untuk Mengoptimalkan Peternakan di NTB ini sangat baik sekali. Hal ini didukung oleh program pemerintah mengenai tahun 2010 Swasembada daging. Selain itu, adanya program dari Gubernur NTB merupakan cara untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap import sapi bakalan atau inpor daging. Negara Indonesia memiliki potensi genetic yang baik untuk ternak sapi dan tempat yang mendukung khususnya daerah Kalimantan, Sulawesi, Sumatera dan Nusa Tenggara Barat. Pemrograman sejuta sapi untuk Nusa Tenggara Barat sangat berpotensial ditunjang dengan strategi-strategi dalam mencapai program tersebut. Adanya  program satu induk-satu anak-satu tahun (3S), peningkatan jumlah induk produktif dan pejantan terseleksi, pengendalian pengeluaran sapi bibit betina dan pemotongan betina produktif. Di samping itu pengendalian kematian pedet dan gangguan reproduksi, pengembangan SDM dan kelembagaan revitalisasi penyuluh, pengembangan kelompok tani, peningkatan investasi bidang peternakan dan lain-lain. Hal tersebut merupakan kunci utama dalam mengoptimalkan suatu daerah. Ternak sapi merupakan ternak yang sudah merakyat bagi bangsa Indonesia dan dapat digembalakan dalam pasture yang luas. Ternak sapi juga dapat menghasilkan daging yang lebih banyak dibanding. Ternak lainnya sehingga program bumi sejuta sapi untuk mengoptimalkan peternakan di Nusa Tenggara Barat.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s