Senin, 1 Desember 2013…

Posted: Desember 2, 2013 in Uncategorized

Tak terasa 7 bulan sudah meninggalkan negri Paman Sam, Jatuh bangun aku memulai kehidupan ku di negeriku sendiri yang terasa asing bagiku sendiri. Sudah 5 bulan pun aku tidak menghubungi dan berkomunikasi dengan dia. Perasaan yang campur aduk ini tidak tahu sampai-sampai aku pun menyerah dengan semua ini. Aku hanya menyimpan dan mengubur dalam-dalam perasaan ini kepada seseorang disana. Aku tidak tahu apakah dia juga merindukan seseorang disini. Siang malam aku memikirkannya, tapi tangan dan mulut ini tidak mau bergerak untuk mengetik sepatah dua patah kata hanya sekedar menanyakan kabar. Seiring berjalannya waktu, akupun tenggelam dengan pekerjaanku yang seabrek-abrek. Adanya promosi baru untukku membuat seluruh waktuku tersita untuk pekerjaan. Hingga disuatu saat, aku berdoa sama Tuhan aku hanya minta Tuhan tunjukkan jalan untuk kami berdua. Sepertinya Tuhan sudah menjawab dengan memberiku tantangan baru dalam kerjaan. oh aku mengerti maksudMu Tuhan, Engkau sengaja memberiku pekerjaan yang menyita banyak waktu agar aku bisa melupakan segala kebimbangan serta kesedihanku. Tapi aku menjawab terima kasih Tuhan, aku akan berjuang sesuai dengan yang Engkau mau. Tetapi seiring berjalanya waktu, hingga di satu titik jenuh dan titik ketidaksanggupan ini di dalam lubuk hati ini masih memikirkan dirimu. Saya tidak tahu dan tidak yakin dengan dirimu. Aku pun jika meminta Kepada Tuhan ini merupakan suatu keajaiban besar jika kita bisa bertemu lagi.

Banyak waktu liburku hanya kusibukkan dengan mengerjakan pekerjaan kantor yang tertinggal, banyak hal yang kulakukan agar aku memiliki kegiatan dan dapat melupakan sejenak hingga aku sepenuhnya menerima kesedihan ini dan siap untuk sesuatu yang baru. Setiap waktu libur, aku selalu ke perpustakaan, aku selalu ke toko buku mencari hobbi baru. Hingga aku membeli banyak buku dan sebagai Pekerjaan rumahku yaitu membaca seluruh buku yang sudah kubeli.

Tuhan ternyata aku tidak sanggup, aku serahkan segalaya kepadaMu. Dalam membaca buku judulnya bagus sih Tuhan Masih Menulis Cerita Cinta. Baru baca stengah buku, isinya sangat menginspirasi. Dan tiba-tiba di senin Pagi 1 desember 2013, rasa kangen itu tiba-tiba timbul dan timbul kekuatan jari-jari ini untuk membuka laptop dan tidak sengaja melihat dia sedang online. Akhirnya dengan cepat dan tidak tahu kekuatan dari mana itu datang dan menyapa. Akhirnya pun kami saling chatting dan mulailah rasa canggung itu hilang, tidak tahu apakah ini penyemangat, ataukah rasa kuat itu timbul lagi dengan kepercayaan diri yang tinggi ataukah Tuhan yang menggiring saya menuju rencanaNya. saya pun bingung, dengan segala kerja keras yang saya lakukan agar dapat melepaskan masa lalu yang indah tetapi rasa itu muncul dan menggerogoti saya lagi.

 

HAnya Tuhan, jika ini bagian dari rencanaMu mengenai kami. Biarlah Tuhan tunjukkan dan bukakan jalan untuk kami. Tunjukkan jalan terbaik untuk kami,, jika dia bukan utusanMu sebagai pendamping hidupku dalam membangun Kerajaan Allah biarlah Tuhan bantu aku untuk menutup rasa ini dan membukakan pintu ini untuk yang lain. Terima kasih Tuhan, untuk hari ini. Saya percaya Tuhan akan memberikan rancangan yang indah dan Memberikan masalah yang tidak melebihi dari kemampuan hambanya………

sampai jumpa di cerita selanjutnya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s